Rabu, 13 Mei 2009

mengapa harus berwacana??? aksi atau dialektika yang kita butuhkan hari ini

Oleh : Muhammad Taufiq*
Pergerakan menuju suatu perubahan tidak akan pernah terjadi tanpa adanya suatu aksi. Apa yang kita perlukan hari ini adalah suatu substansi yang lebih penting kita utamakan daripada kita hanya sibuk berwacana di kalangan publik. Praktik harus segera dilakukan, jangan hanya bisa berteori saja. Pada prinsipnya suatu perubahan terjadi dari adanya aksi. Dan ingatlah bahwa aksi ini tidak sesulit yang kita pikirkan. Kita hanya perlu bergerak dan terus bergerak, karena itulah yang kita perlukan hari ini. Dan untuk menciptakan sebuah mimpi kita tidak bisa hanya selalu berkhayal ataupun berimajinasi terus – menerus, tetapi untuk mencatat sejarah baru harus ada yang berusaha untuk menorehkan tinta dari penanya. Jangan hanya sekedar menunggu dan terus menunggu sampai datang yang kita inginkan, namun budayakanlah dalam diri untuk melangkah selangkah lebih maju, berpikirlah dinamis karena pada hakekatnya seseorang itu mempunyai segudang kreativitas yang dimilikinya, hanya saja mungkin kurang terasah sehingga hanya terdiam saja bagaikan sebilah pisau yang tumpul yang tiada berguna karena tidak bisa dipergunakan. Pisau tersebut dapat dipergunakan kembali apabila ia sering diasah dan dipergunakan untuk memotong sesuatu secara terus – menerus. Maka dari itu, asahlah pribadi kita agar selalu senantiasa dan terbiasa untuk beraksi sehingga tercipta suatu perubahan baru yang nantinya akan menyongsong lahirnya pemuda – pemuda yang terampil dan yang membangun peradaban baru dilembaran sejarah yang baru.
Ingatlah wahai pemuda, kemenangan itu bukan datang karena diberikan tetapi kemenangan itu akan tiba dari hasil perjuangan. Perjuangan yang akan dilewati mungkin akan terasa melelahkan, tetapi hasil yang diperoleh dari perjuangan tersebut akan terasa indah, seindah proses lelahnya kita dalam mencapai kemenangan itu. Dengan segenap hati kita bergerak dan beraksi maka dengan segera pula hasil yang akan kita raih. Proses pencapaian suatu hasil akan terasa lambat apabila kita hanya bisa bersantai – santai tanpa adanya usaha. Maka dari itu usaha yang kita lakukan akan sangat menentukan cepat atau lambatnya kita meraih suatu hasil.

( untukmu wahai mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian yang sedang berjuang )
Kepedulian mungkin hal yang sangat substansi hari ini yang kita butuhkan untuk menuntaskan seluruh masalah. Sekedar seruan kepada kita semua bahwa masalah ini harus segera dituntaskan. Janganlah kita biarkan terus berlarut – larut tanpa penghujung yang jelas. Berpikirlah yang jernih, bersikaplah yang tegas, mungkin itu adalah solusi yang tepat untuk mengakhiri seluruh permasalahan yang ada. Bersemangatlah untuk suatu hasil yang terbaik karena dengan semangat yang tinggi akan mampu meretas kebangkitan untuk suatu perubahan.

Referensi untuk selalu berjuang dalam setiap kehidupan
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang.
Seiring dengan berjalannya waktu. Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang. Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaanorang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksacairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan dan perjuangan, itu mungkin justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya yang dibutuhkan untuk menopang \ cita-cita dan harapan yang kita mintakan. Kita mungkin tidak akan pernah dapat "Terbang". Sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengasih dan maha Penyayang.
Kita memohon Kekuatan... Dan Tuhan memberi kita kesulitan-kesulitan untukmembuat kita tegar. Kita memohon kebijakan... Dan Tuhan memberi kita berbagai persoalan Hidup untuk diselesaikan agar kita bertambah bijaksana. Kita memohon kemakmuran... Dan Tuhan memberi kita Otak dan Tenaga untuk dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran. Kita memohon Keteguhan Hati... Dan Tuhan memberi Bencana dan Bahaya untuk diatasi. Kita memohon Cinta... Dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk diselamatkan dan dicintai. Kita Memohon kemurahan/kebaikan hati... Dan Tuhan memberi kita kesempatan-kesempatan yang silih berganti.
Begitulah cara Tuhan membimbing Kita. Apakah jika saya tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa saya tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan? Kadang Tuhan tidak memberikan yang kita minta, tapi dengan pasti Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita, kebanyakan kita tidak mengerti mengenal, bahkan tidak mau menerima rencana Tuhan, padahal justru itulah yang terbaik untuk kita. Tetaplah berjuang...berusaha...dan berserah diri... Jika itu yang terbaik maka pasti Tuhan akan memberikannya untuk kita.Bersyukurlah karena kamu belum memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan, seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan. Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu, karena itu memberimu kesempatan untuk belajar. Bersyukurlah untuk masa-masa sulit, karena di masa itulah kamu tumbuh.
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu, Karena itu memberimu kesempatan untukberkembang. Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru, karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.

*Penulis merupakan Ketua Umum KAMMI Komisariat Eksakta UNAND

Tidak ada komentar:

Posting Komentar